Sinopsis Film Get Out 2017

Sinopsis Film Get Out 2017 – Nama sutradara Jordan Peele mulai semakin dikenal luas setelah merilis film Get Out pada 2017. Film yang menyuguhkan genre horor-thriller ini mendapat apresiasi besar-besaran karena mengangkat tema rasisme di dalam ceritanya. Konflik dan diskriminasi masih kerap terjadi. Maka, rasisme menjadi bahasan yang tetap relevan. Di dunia film, tema ini belakangan mengemuka. Film ini diperankan di antaranya oleh Daniel Kaluuya, Allison Williams, Catherine Keener dan Bradley Whitford.

Salah satu yang kencang mengangkat tema ini adalah dari kalangan kulit hitam yang mencoba mengingatkan masyarakat bahwa persoalan ini perlu menjadi perhatian. Get Out bahkan berhasil menggondol Oscars dalam kategori experience reign Best Original Screenplay atau Naskah Skenario Orisinil Terbaik dalam Academy Awards 2018. Film berdurasi 104 menit ini menggambarkan tentang isu sosial di Amerika berupa rasisme pada orang berkulit hitam. Di abad ke-21 ini, rasisme ternyata masih menjadi momok di beberapa negara. Jordan Peele pun melahirkan satu karya sinematik pertamanya berjudul Get Out. Mengusung tema rasisme, hasilnya pun luar biasa.

Get Out berkisah tentang sepasang kekasih bernama Rose (Allison Williams) seorang wanita kulit putih dan Chris (Daniel Kaluuya), seorang pria kulit hitam. Out (2017) adalah sebuah film horror, misteri, dan thriller karya Jordan Peele. Get Out sukses mengantongi satu piala Oscar pada Best Original Screenplay dan mendapat keuntungan produksi lebih dari 255 juta dollar AS.

Sinopsis

Chris adalah seorang fotografer yang berencana untuk pergi ke utara untuk mengunjungi orangtua Rose di akhir pekan. Di tengah perjalanan, mobil yang mereka kendarai tiba-tiba menabrak seekor rusa yang berlari melintas di depan mobil mereka. Tiba di rumah orang tua Rose, ternyata Chris menemui dua pelayan yang ternyata berkulit hitam, mereka adalah Walter dan Georgina dengan tingkah laku yang aneh.

Tamu-tamu yang diundang oleh keluarga Armitage, semuanya adalah orang kulit putih yang sudah berumur. Kecuali, satu orang pria kulit hitam yang bersikap seperti orang kulit putih. Mereka bersikap overfriendly dan memuji Chris secara berlebihan. Logam histeris berteriak pada Chris “Out”. Yang lain menahan Dean mengklaim Logan mengalami serangan epilepsi. Chris meyakinkan Rose mereka harus pergi.

Sesuatu yang jarang ia dapatkan sebagai seorang dengan kulit hitam. Chris menyebut TSA Rod Williams perilaku aneh di rumah. Chris berusaha memotret Logan dengan ponsel namun lampu kilatnya padam. Perasaan janggal, ketidaknyamanan, dan perlakuan rasis yang Chris rasakan sebagai minoritas ditunjukkan secara natural dan tidak dilebih-lebihkan, seperti kenyataan yang terjadi di Amerika. Chris juga sukses merepresentasikan apa yang selama ini orang berkulit hitam rasakan.

Banyak tamu datang ke rumah keluarga Armitage. Chris berusaha membaur. Di antara para tamu, Chris banyak berinteraksi dengan Jim Hudson, seorang penjual karya seni yang nggak bisa melihat.

Chris mengirim foto Logan ke Rod yang mengakui Logan sebagai Andre Hayworth yang hilang selama berbulan-bulan. Curiga ada konspirasi, Rod menuju polisi namun mereka mencemoohnya. Selain itu, ada juga pria kulit hitam lain, Logan yang mempunyai istri jauh lebih tua dan berperilaku aneh. Chris mendapati foto Rose dalam hubungan sebelumnya dengan pria berkulit hitam bertentangan dengan klaimnya Chris pacar hitam pertamanya.

Pelan-pelan, Chris semakin tenggelam di alam bawah sadar bernama Sunken Place di bawah pengaruh Missy. Chris merasa kejadian pada malam sebelumnya hanyalah mimpi. Dia kembali beraktifitas dan bertemu Walter yang menyatakan dia melihat kejadian antara Missy dan Chris pada malam tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.